Marak DBD, Bupati Gresik Lakukan Pengecekan di RS Ibnu Sina

Gresiknews.co- Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Kamis (24/1/2019) pagi, melakukan pengecekan kesiapan RS Ibnu Sina Gresik dalam menangani pasien demam berdarah dengue (DBD).

Bupati Sambari melakukan pengecekan dengan didampingi Direktur Rumah Sakit Ibnu Sina, dr. Endang Puspitowati, Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, Kepala Bagian Kesra Wafik, Ketua Baznas Gresik, Abdul Munif dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sutrisno.

“Yang sabar bu ya, ibu membawa puteranya ke rumah sakit ini adalah tindakan tepat, agar tidak terjadi keadaan yang lebih parah. Insyaallah setelah dirawat, penyakit DBD ini segera bisa tertolong” kata Bupati Sambari pada ibu pasien DBD diruang Angrek RS Ibnu Sina.

Beberapa pasien yang kebanyakan masih anak-anak tampak menangis dan ada juga yang terbaring lemas. Total ada 33 pasien mengalami gejala DBD, 10 orang masih diobservasi dan 23 positif DBD. Bahkan dua diantaranya harus dirawat diruang ICU.

Pada kesempatan itu Bupati Sambari berharap kepada semua warga Gresik, apabila ada anak atau siapapun untuk saat sekarang ini mengalami demam tinggi. Agar segera dibawa ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat.

“Kita ini orang awam, biar dokter atau perawat yang akan menangani apabila ada keluarga kita yang sakit. Di Gresik ini sudah ada 32 Puskesmas dan 74 puskesmas pembantu. Dari jumlah itu, sudah ada 20 puskesmas yang melayani rawat inap,” ungkap Sambari, usai menyerahkan bantuan dan juga santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik.

Sementara Dirut RS Ibnu Sina Endang Puspitowati mengatakan pihaknya selalu siaga dalam menangani pasien DBD ini. Sesuai yang disyaratkan World Health Organization (WHO) seseorang dapat dikatakan positif DBD dan harus mendapatkan perawatan khusus apabila trombositnya kurang dari 100.

“Apabila ada lonjakan pasien, Kami sudah siapkan ruangan tambahan yaitu di gedung Ponek yang terletak di Gedung baru. Disana ada 14 tempat tidur yang siap menampung pasien DBD,” tuturnya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *