Menang Kontes, Harga Bonsai Bisa Capai Puluhan Juta

Salah satu warga saat melihat Pameran dan Kontes Bonsai. (Khanif/Gresiknews.co)

Gresiknews.co – Pemerintah Desa Petung, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik kembali menggelar Pameran dan Kontes Bonsai, 22-28 September 2018, di halaman balai desa setempat.

Desa Petung sendiri selama ini memang dikenal sebagai Desa Bonsai. Hal itu dikarenakan hampir seluruh warganya hobi membonsai. Bahkan, sampai ada sekolah membonsai di desa tersebut.

Seni membonsai atau mengkerdilkan pohon, menjadi sebuah tanaman mungil yang menyerupai pohon besar sudah lama digeluti warga Petung.

Tak jarang, jika ada bonsai yang menang kontes harganya bisa melejit hingga puluhan juta rupiah.

Salah satu peserta Kontes Bonsai, Joni Mistikan mengatakan, sudah sering ikut perlombaan bonsai dikarenakan hobi.

“Meski tidak ada hadiah uang, namun ada kembanggaan tersendiri jika menang,” kata Joni, , Senin (24/9/2018).

Kepala Desa Petung, Muhammad Mas’ud menyatakan, kegiatan Pameran dan Kontes Bonsai sudah digelar sebanyak empat kali ini dan selalu diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah.

“Tiap tahun kami adakan, ini sudah empat tahun berjalan,” ungkap Mas’ud.

Dirinya menjelaskan, budidaya bonsai sudah ditekuni warganya sejak tahun 1995. Selain mampu membuat kampung semakin asri, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Untuk jenis tanaman yang ikut kontes pun terbilang banyak. Seperti jenis beringin, arabika, asam, pilang, rukem, sancang, jeruk, kawis, cemara hingga serut.

“Harga bonsai yang menang kontes bisa mencapai harga Rp. 10 juta,” tuturnya.

Selain pembeli dari Gresik, lanjut Mas’ud, ada juga pembeli dari Surabaya, Mojokerto, Lamongan hingga Malang. Untuk harga tanaman Bonsai dipatok mulai Rp. 200 ribu hingga jutaan.

“Harapannya budidaya bonsai semakin maju. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa membuat kontes bonsai tingkat nasional,” pungkasnya. (Khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*