Menteri Sosial Salurkan Langsung Bantuan Sosial PKH Tahap 2 di Gresik

Gresiknews.co – Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa untuk kesekian kalinya berkunjung ke Kabupaten Gresik, Sabtu (25/6/2016).

Kunjungan tersebut dalam rangka penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) bagi warga miskin di Kabupaten Gresik yang terdaftar sebagai peserta penerima bantuan PKH tahap kedua.

Dengan berpakaian putih hitam, Mensos RI hadir sekitar pukul 11.00 WIB di Wahana Ekspresi Poesponegoro dengan didampingi anggota dari Kemensos RI dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur disambut meriah oleh ratusan penerima bantuan PKH.

Turut hadir pula Wakil Bupati Gresik, Drs. H. Moh Qosim, M.Si. Dalam sambutannya, Wabup Gresik menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam, karena berkat Menteri Sosial kemiskinan di Kabupaten Gresik semakin berkurang.

“Matur sembah nuwun, tempo dulu tahun 2010 angka kemiskinan di Kabupaten Gresik masih kisaran 19 persen, tahun 2015 kemarin turun drastis menjadi 13,48 persen, mudah-mudahan di akhir 2021 nanti angka kemiskinan tinggal 7 persen, itu berkat arahan dan kebijakan dari beliau (Mensos RI, red),” tutur Wakil Bupati yang gemar bersholawat ini.

Penyerahan bantuan akan di terima 4 kali dalam setahun, yakni bulan April, Juni, September, dan Desember mendatang.

Adapun keseluruhan bantuan yang diserahkan oleh Kementrian Sosial RI antara lain, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan ibu hamil dan menyusui, bantuan pendidikan untuk putra dan putri dari kalangan Keluarga Sangat Miskin (KSM), dan bantuan sosial hibah dalam negeri.

Dalam dialognya dengan KSM, Menteri Sosial mengatakan, ibu-ibu yang sedang hamil dan menyusui nanti akan mendapat bantuan sebesar Rp1.200.000,00 selama setahun dan Rp1.000.000,00 bagi yang punya anak SMA. “Alhamdulillah, semoga bantuan PKH ini bermanfaat,” lanjut Mensos.

Dalam kesempatan itu pula Menteri Sosial berkesempatan untuk melakukan teleconference dengan Galuh, salah satu anak berprestasi yang saat ini mendapat beasiswa kuliah di Tiongkok berkat bantuan PKH. Namun sayang, karena kendala teknis percakapan Galuh dengan Menteri Sosial tidak berjalan dengan lancar.

Bantuan tersebut akan disalurkan melalui PT. Pos Indonesia dengan bantuan pendamping PKH. Harapannya bantuan tersebut bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya. “Buat ibu-ibu hamil dan menyusui uangnya dipakai untuk perbaikan gizi ya, biar anaknya sehat,” pesan Mensos. (Bit/MI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *