Miras Oplosan Regut 4 Nyawa di Gresik, Wakapolda Jatim Prihatin

Gresiknews.co – Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Hermawan prihatin atas adanya pesta miras yang menewaskan empat warga di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

“Apalagi mereka masih muda-muda, sekitar 16 tahunan. Sangat disayangkan,” ujar Toni usai pemusnahan barang bukti miras hasil operasi lilin di Halaman Mapolres Gresik, Selasa (8/1/2019).

Sebagaimana berita sebelumnya, sedikitnya ada empat korban yang tewas dalam pesta miras oplosan pada malam pergantian tahun 2019 yang diikuti belasan orang di Desa Tanjung Wedoro, Kecamatan Bungah. Empat orang itu yakni, dua remaja inisial ZE dan IQ berasal dari Dusun Pereng Kulon dan dua lainnya berasal dari Dusun Tajung Widoro berinisial LI dan AR.

Wakapolda Toni mengaku pihaknya bersama jajaran Polres sudah giat menggelar operasi penyakit masyarakat tersebut. Hanya saja, masih ada saja orang yang berani menjajakan miras.

“Generasi muda biasanya paling rentan,” ungkapnya.

Di lingkup Jawa Timur,  sejak tahun baru sudah ada lima korban jiwa dikarenakan miras.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, hasil pemeriksaan kepolisian, ada 11 orang yang mengikuti pesta miras oplosan.

Adapun kadungan miras oplosan itu yakni Vodca Smirnoff warna merah, ditambah teh dan kopi serta alkhol 96%.

“Kami sudah mengamankan tersangka inisial ISW. Dia yang menjual miras,” kata Tiksnarto. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *