Mutasi Jabatan, Bupati Gresik Tunjuk Nadhif Sebagai PJ Sekda, Jairrudin Kadinsos

Gresiknews.co – Sebanyak 110 orang pegawai di lingkungan Pemkab Gresik dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Bertempat di Ruang Mandala Bakti Praja, Jumat (5/10/2018), pegawai yang dilantik meliputi pejabat (Pj) sekretaris daerah (Sekda), jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, jabatan pengawas, dan jabatan fungsional.

Mereka yang dilantik adalah Sekda Kabupaten Gresik, Nadlif sekaligus merangkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik.

Beberapa pejabat juga bertukar jabatan, seperti Kepala Dispora, Jairrudin dipindah menjadi Kepala Dinas Sosial menggantikan Sentot Supriyohadi yang kini menjabat Kadispora.

Lalu, Staf Ahli Bupati Abdul Hakam juga bertukar jabatan dengan Kepala Dinas Pertanahan (DP) Achmad Nuruddin.

Dalam mutasi tersebut, Bupati juga mengukuhkan tiga pejabat yang dipilih berdasarkan hasil lelang. Yakni, Kabag Kesra Kusaini dikukuhkan menjadi Kepala Dispendukcapil, Kabag Hukum Edy Hadi Siswoyo sebagai Kepala DPMD, dan Kepala Kantor Kesbangpol Choirul Anam menjadi Kepala DKP.

Kali ini beberapa pejabat eselon III juga banyak dilantik. Khusus dari lingkungan sekretariat Kepala Badan Pemerintahan dijabat Nurul Puspita Wardani menggantikan Yusuf Ansori yang kali ini dilantik menjadi Camat Balongpanggang. Kepala Bagian Hukum dijabat Nurlailie Indah Kusumawatie dan Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat dijabat oleh Wafik.

Dalam sambutannya, Bupati Sambari menyadari bahwa akan ada pejabat yang tidak suka dalam mutasi kali ini karena dipindah dari jabatannya. Namun, dia berharap bahwa 110 pejabat yang dilantik kali ini tetap bisa fokus bekerja dan menjalankan tugas.

“Jika ada satu dan dua yang tak puas itu wajar. Saya dan Pak Qosim (Wabup) juga merasa belum puas,” paparnya.

Adapun dalam penataan pejabat tersebut, Sambari mengaku memerlukan waktu hampir tiga bulan. “Saya waktu otak atik dengan Pak Wabup dan Baperjakat merasa ini kurang, sana kurang, tapi terus dieliminir,” terangnya.

Namun demikian, dia mengaku bersyukur karena penataan mutasi akhirnya rampung. “Saya minta camat-camat yang baru sowan ke tokoh masyarakat, kiai, dan elemen lain di wilayahnya,” pesannya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *