Nilai PAW Lamban, DPD Partai Golkar Siapkan Gugatan ke PTUN

Gresiknews.co – Lambannya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota Fraksi Golkar DPRD Gresik Markasim Halim Widianto, yang sebelumnya mundur, membuat pengurus DPD Partai Golkar Gresik menggelar rapat pleno tertutup, di kantor Golkar Gresik, di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Senin (27/8/2018).

Seusai rapat, Wakil Ketua DPD Golkar Gresik Bidang Hukum A.Fajar Yulianto, mengungkapkan, bahwa surat rekomendasi PAW sudah ditandatangani oleh Bupati Gresik.

“Hari ini (Senin,red) proses PAW Markasim dengan pengganti Ahmad Nurhamim sudah diteken Bupati,” ungkap Fajar didampingi Sekretaris Atek Ridwan dan sejumlah pengurus DPD Golkar.

Menurut Fajar, proses PAW Markasim bisa terbilang kedaluarsa. Sebab, batas waktu yang telah diamanatkan peraturan perundangan tidak dilalui oleh Bupati dengan baik.

“Fakta ini membuat Golkar mengalami kerugian baik materiil maupun imateriil,” ujarnya.

Karena itu, Golkar mengambil sikap tegas terhadap tindakan Bupati yang dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, yang diubah dengan UU Nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintah daerah (Pemda).

Dimana, pada UU tersebut Kepala Daerah saat akan memangku jabatan mengucapkan sumpah janji akan patuh dan mentaati peraturan perundangan.

“Tindakan Pak Bupati tak menjalankan proses PAW Markasim sesuai dengan tahapan yang diamanatkan perundangan itu kan bentuk perbuatan melawan hukum,” cetusnya.” Bupati juga tak menjalankan asas pemerintahan umum dengan baik,” imbuh Sekretaris MKGR ini.

Untuk itu, Golkar Gresik telah menyiapkan gugatan ke PTUN. “Kita akan siapkan ke arah sana,” terangnya.

Selain itu, Golkar juga akan menggalang upaya di DPRD Gresik untuk menggulirkan hak interpelasi atas masalah tersebut.” Selain langkah hukum, kami juga akan lakukan langkah politis hak interpelasi,” tegasnya.

“Saya minta hari ini (Senin) surat PAW sudah dikirim ke Gubernur dan pihak pemerintah janji dikirim. Soal terkirim atau belum kami belum dapat kepastian. Yang pasti sudah ditanda tangani,” tandasnya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *