Pahit Manisnya Pengalaman Seorang Ucik di Dunia Event Organizer

Gresiknews.co – Ucik, begitu orang-orang biasa memanggil pria bernama lengkap Muhammad Muslich ini. Badannya yang kurus dan berambut gondrong membuat orang mudah mengenalinya. Apalagi bagi orang-orang yang berkecimuk dalam dunia event organizer (EO).

Ditemui di warung kopi miliknya di daerah Randuagung, Ucik menyambut reporter Gresiknews.co dengan secangkir kopi. Ia banyak bercerita pengalamannya selama di dunia EO.

Bersama dengan teman-temannya, Ucik sudah banyak membuat dan menggarap event. Mulai Pasar Bandeng, Gathering Semen Gresik, Pasar Murah Gresik, Festival Jajanan Pesisir, hingga Festival UKM dan Lomba Hadrah Albanjari se-Kabupaten Gresik yang digelar pada akhir bulan lalu.

Pria asal desa Turirejo, Kedamean itu mengaku ketertarikannya dalam dunia EO bukan melulu karena uang, “Saya dari dulu senang berorganisasi. Di EO kita tidak bisa sendiri. Harus bekerjasama dengan banyak pihak. Jadi, cocok dengan gaya saya,” terang Ucik sembari tersenyum.

Banyak pengalaman yang diperoleh dari setiap kegiatan. Baik pengalaman manis maupun pahit. “Pernah saya buat acara selama tiga hari dan rugi,” lanjut pria kelahiran 1 Januari 1985.

Pengalaman pahit itu tidak membuat Ucik patah semangat. Ia selalu yakin bahwa konsep dan persiapan acara yang matang merupakan kunci keberhasilan. “Untung rugi itu sudah biasa. Yang penting kita mampu menjaga kepercayaan orang. Harus amanah,” tegas pria yang aktif di Karang Taruna Gresik dan PC GP Ansor Gresik ini. (Khanif/Irwan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*