Pemain Gresik Putri FC: Kami Sudah Latihan Keras Demi Membawa Nama Baik Gresik

Rani, Pemain Gresik Putri FC tampak sedih

Gresiknews.co – Rani (17), salah satu Pemain klub Gresik Putri FC, hanya pasrah ketika dirinya dan para teman-temannya dilarang latihan sepak bola di lapangan area Gelora Joko Samudro (Gejos) karena buntut pernyataan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang menolak pendirian klub sepak bola wanita di Gresik.

“Kami sudah latihan keras demi membawa nama baik Gresik. Tapi justru ini yang kami dapat,” ungkap Rani dengan penuh kesedihan, Sabtu (20/1/2018) malam.

Baca: Pendirian Klub Gresik Putri FC Ditentang Bupati Gresik

Perempuan yang selalu memakai kerudung ini beranggapan, paling tidak ada kebijakan atau solusi lain. Bukan hanya ambil keputusan yang merugikan salah satu pihak.

“Kami sangat kecewa dengan sikap Bupati Gresik yang menolak pendirian tim sepak bola wanita di Gresik,” kata siswi kelas XII di salah satu SMA di Lamongan ini.

Baca: Ketua Tim Gresik Putri FC: Kalau Kita Dimatikan Terus Bagaimana Nasib Tim ini?

Menurut Rani, sepak bola adalah bahasa hati. Kalau kita senang tentu akan tetap bermain apapun yang terjadi.

“Meskipun ditolak, kami akan tetap latihan. Karena kami sudah komit dan nyaman disini. Kita ingin membuat bangga Gresik,” pungkas pemain yang berposisi sebagai Playmaker itu. Rani yang berasal dari Babat Lamongan harus mengendarai sepeda motor pulang pergi (PP) agar dapat mengikuti latihan. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*