Pembuang Mayat di Dukun Gresik Ternyata Mantan Kades

Gresiknews.co – Setelah sempat melarikan diri selama 9 hari, Agus Vilthon (37) pelaku pembunuhan Ida Nuhayati (58), warga Sleman, Kota Yogyakarta, yang dibuang di kebun jagung Desa Bulangan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, pada Jumat (23/2/2019), akhirnya berhasil ditangkap Tim Black Pather Polres Gresik.

Saat di gelandang di halaman Polres Gresik, Agus Vilthon yang juga mantan Kepala Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, periode 2007-2013 itu diminta memperagakan adegan pembunuhan di dalam mobil korban.

Pelaku dan korban sudah berteman lama melalui media sosial Facebook. Bahkan keduanya juga diketahui sering bertemu dan jalan-jalan bersama.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan dari hasil pemeriksaan diketahui korban dibunuh di wilayah Sleman. Kala itu, pelaku dan korban terlibat cekcok saat sedang berada di dalam mobil Toyota Sienta AB 1524 GF.

“Pelaku lalu membunuh korban dengan cara dipukul kepalanya sebanyak 2 kali, dengan tangan kanan dan kiri pelaku. Setelah itu korban dicekik lehernya hingga meninggal dunia,” kata Wahyu, Selasa (5/3/2019).

Ketika pelaku mengetahui korban sudah tidak bernyawa, sambung Wahyu, lalu mayat korban dibawa menuju Lamongan.

“Mayat korban sempat mau dibuang pelaku ke Jembatan Karangbinangun Lamongan. Tapi pelaku tidak tega dan akhirnya memutuskan untuk dibuang ke kebun jagung wilayah Dukun, Gresik,” tuturnya.

Setelah itu pelaku kabur dan sempat mengganti plat mobil ke tukang ganti plat nomor. Karena merasa panik, pelaku akhirnya meninggalkan mobil tersebut di parkiran RSUD dr Soegiri Lamongan.

Pelaku yang berstatus duda itu akhirnya ditangkap petugas saat bersembunyi di kamar kos di wilayah Sleman.

Sementara pelaku Agus Vilthon mengatakan mayat korban dibuang pada kamis (21/02/2019) dini hari sekitar pukul 02.00 wib. Pelaku membuangnya dengan cara dilempar dari tepi jalan dan mendorongnya ke tengah kebun jagung.

“Tidak ada rencana membunuh. Spontan saja,” ucapnya.

Polres Gresik juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti seperti handphone, KTP korban, kartu ATM, kalung emas, dompet, pakaian korban dan mobil Toyota Sienta. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *