Puluhan Orang Kawal Ahmad Nadir Kembalikan Formulir Bacawabup di PDIP Gresik

Gresiknews.co – Puluhan orang datang mengawal pengembalian formulir bakal calon wakil bupati (Bacawabup) mantan Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nadir di di Kantor DPC PDIP Gresik, Jl. Jaksa Agung Suprapto, Sabtu (14/9/2019).

Tampak hadir Ketua RGS Indonesia Muslih Hasyim, Bendahara DPD Golkar Gresik Ery Sucahyo, beberapa mantan Ketua PAC PKB seperti KH. Hamdan Bungah, H. Afif Sidayu, H. Muhlisi Benjeng, serta puluhan pengurus RGS.

Ahmad Nadir yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik dan Ketua DPC PKB Gresik ini optimis mendapat rekomendasi dari DPP PDIP sebagai cawabup.

“Yang jelas, saya akan bergerak sesuai apa yang saya mampu dan juga dari pengalaman 6 tahun di PKB Gresik,” ujar Nadir optimis.

Menurutnya, Gresik mempunyai potensi besar dan juga permasalahan-permasalahan yang harus segera diselesaikan.

“Problem ketenagakerjaan, banjir Kali Lamong dan kemiskinan akan menjadi program prioritas yang akan segera kami tutaskan jika mendapat amanat memimpin Gresik,” tegas pria yang sudah terjun di dunia politik sejak Tahun 2000.

“Pemimpin harus bisa memutus rantai kemiskinan yakni dengan pendidikan,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan meminta semua Bacabup- Bacawabup yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran agar terus menjalin komunikasi.

“Kami harapkan Pak Nadir dan lainnya terus berkoordinasi dengan DPC PDIP Gresik,” pintanya.

PDIP Gresik sendiri memiliki 6 kursi di DPRD Gresik. Masih belum cukup untuk maju karena persyaratan harus 20 persen atau 10 kursi. Sehingga terus komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membangun koalisi pada Pilbup Gresik.

Hingga Sabtu (14/9), sudah ada tujuh orang yang mengembalikan formulir pendaftaran yakni Kades Sidowungu Kecamatan Menganti M. Sukoiri, mantan anggota DPRD Gresik asal PKB Ruspandi Sunaryo, Ketua Bara JP dan Barkod Gresik Rachmad Rofik, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Gresik Agus Mualif, dr. Anis Ambiyo Putri, mantan Ketua DPRD Gresik Ahmad Nadir, dan Pengusaha Tri Putro Utomo. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *