Puluhan Orang Terkena DBD, Dinkes Gresik Belum Tetapkan Sebagai KLB

Gresiknews.co – Meski ada kenaikan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Gresik dibanding tahun sebelumnya, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik belum akan meningkatan status DBD menjadi kejadian luar biasa (KLB).

Berdasarkan data Dinkes Gresik, tahun 2017 ada 49 orang terjangkit penyakit DBD, tahun 2018 ada 18 orang dan tahun ini sementara ada 33 orang. Kebanyakan pasien masih anak-anak.

Plt Sekretaris Dinkes Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan pencegahan DBD dan kewaspadaan sejak bulan November 2018 lalu. Salah satunya dengan memberikan edaran untuk seluruh puskesmas dan puskesmas pembantu, yang diteruskan sampai RT/RW.

“Status KLB ditetapkan jika jumlah pasien DBD meningkat dua kali lipat disbanding tahun sebelumnya,” ungkap dr. Mukhibatul, saat mendampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di RS Ibnu Sina, Kamis (24/1/2019) pagi.

Pihak Dinkes Gresik, kata dr. Mukhibatul, tiap hari melakukan koordinasi dengan sejumlah rumah sakit dan puskesmas guna memantau penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti itu.

“Puncak DBD biasanya memang pada bulan Januari atau saat peralihan musim,” jelasnya.

Saat ini total ada 33 pasien mengalami gejala DBD RS Ibnu Sina. 10 orang masih diobservasi dan 23 positif DBD. Bahkan dua diantaranya harus dirawat diruang ICU. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *