Puluhan Perajin Kue Kering di Gresik Gulung Tikar Sejak Covid-19 Mendera

Gresiknews.co,- Dampak mewabahnya Pandemi covid-19 begitu terasa mencekik bagi kalangan pelaku usaha kecil. Seperti di sentra perajin kue kering di desa Ngebret, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur. Sebulan terakhir puluhan perajin terpaksa menutup usahanya lantaran tidak ada pesanan. Padahal biasanya kue kering produksi mereka laris manis menjelang Hari Raya Idul Fitri. Para perajin ini tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya berharap pandemi corona segera berlalu.

Umi Khulsum, salah seorang perajin kue kering, mengatakan, wabah corona membuat usahanya terpaksa gulung tikar. Selain tidak ada pesanan, para perajin kesulitan produksi. “ada 60 an perajin kue kering di desa kami yang terpaksa menutup usahanya. Padahal, kue produksi kami biasanya banjir pesanan menjelang lebaran,” kata umi berkaca-kaca.

Di desa ini, para perajin kue kering biasa memproduksi berbagai macam kue lebaran. Melayani pelanggan dari yang retail hingga grosir. Namun selama pandemi Corona mewabah, produksi mereka terpaksa gulung tikar.

“Sempat mau banting setir usaha lainnya, namun rata-rata para perajin mengalami kesulitan mencari akses permodalan,” Imbuh Umi.

Kini, para perajin kue kering di sentra perajin kue desa Ngebret ini hanya bisa berdoa dan berharap, pemerintah segera mengulurkan tangan membantu mereka. Setidaknya untuk bertahan hidup. (ika/im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *