Ramadan, Makam Siti Fatimah binti Maimun Ramai Peziarah

Gresiknews.co – Dikenal sebagai mubalig tertua yang ada di Nusantara Makam Siti Fatimah binti Maimun selalu ramai dikunjungi para penziarah.

Siti Fatimah binti Maimun sendiri sudah menyebarkan agama Islam di tanah Jawa sebelum zaman Wali Songo.

Ia diperkirakan wafat Abad ke-11. Hal ini dibuktikan dari penemuan prasasti Leran yang ditemukan pada nisan makam Siti Fatimah binti Maimun yang menunjukan tahun 1082 Masehi. Nisan tersebut dijadikan sebagai bukti prasasti tertua di Asia Tenggara.

Dikarena hidup di zaman Hindu, maka situs bangunan makam Fatimah binti Maimun, berbeda dengan bentuk bangunan makam para Wali Songo pada umumnya.

Bentuk bangunan makamnya dibuat menyerupai cungkup, dengan ketinggian mencapai delapan meter, mirip candi pada masa pemerintahan Hindu.

Makam Fatimah binti Maimun yang ada di kawasan pesisir utara di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kurang lebih berjarak sejauh tujuh kilo meter dari Kota Gresik.

Salah satu peziarah asal Kabupaten Pasuruan Eko Supriyanto mengatakan, tertarik berziarah kesini karena sebagai umat Islam penting untuk mengenal sejarah agama Islam.

“Kami berziarah ke makam-makam penyebar Islam. Kami ingin melihat bangunan sekaligus berkirim doa,” kata Eko yang datang bersama puluhan orang asal Pasuruan, Jum’at (1/6/2018).

Suasana kompleks Makam Siti Fatimah binti Maimun yang ramai peziarah dari berbagai daerah. (khanif/gresiknews.co)

Fatimah binti Maimun merupakan Puteri Raja Malaka, Sultan Mahmud Syah Alam dan Dewi Aminah asal aceh meninggal dunia saat sedang menyebarkan dakwah Islam di kawasan pesisir utara Gresik.

Rofi Rosidah, peziarah asal Gresik menganggap sosok Siti Fatimah binti Maimun perempuan penyebar agama Islam yang sangat dikagumi banyak orang. Terutama di Gresik.

“Karena beliau adalah wanita tangguh. Beliau rela menyebarkan agama Islam tanpa memikirkan dirinya sendiri,” ungkap Miss Hijabers Gresik tahun 2017 ini.

“Pada Ramadan seperti saat ini alangkah baiknya kita sebagai wanita lebih mendekatkan diri kepada Allah,” imbuhnya.

Di sekitar kompleks pemakaman Siti Fatimah binti Maimun juga terdapat tiga gugus makam lain, yakni tiga paman Fatimah, tiga panglima dan dua penjaga, yang dikenal dengan makam panjang dikarenakan panjang makamnya mencapai sembilan meter. (khanif/gresiknews.co)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *