Rokok Ilegal Senilai 280 Juta Dimusnahkan Bea Cukai Gresik

Gresiknews.co – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Gresik melakukan pemusnahan 280.860 batang rokok dan vape ilegal atau senilai Rp. 280.778.000 juta, dengan cara di bakar di Halaman Kantor Bea dan Cukai Gresik, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Rabu (5/12/2018).

Ratusan ribu batang rokok ilegal itu merupakan hasil penindakan berupa barang kena cukai hasil tembakau tahun 2017-2018 baik di Kabupaten Gresik maupun Lamongan.

Adapun jenis pelanggarannya, yaitu rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT) tanpa dilekati pita cukai atau menggunakan pita cukai yang diduga palsu.

Kepala KPPBC Gresik Indra Gautama menyatakan, pihaknya pada tahun 2018 melakukan sebanyak 36 kali penindakan terhadap penjual rokok tanpa pita cukai atau polos.

“Kami amankan 280.860 batang rokok dan vape ilegal. Ini menurun dibanding tahun 2014 dan 2015, yang disita hampir 1 juta batang rokok,” ujar Indra, usai pemusnahan , Rabu (5/12/2018).

Menurut Indra, penurunan jumlah rokok ilegal yang disita merupakan hasil kerja keras dari koordinasi intensif yang dilakukan Bea Cukai Gresik dan Kepolisia, Satpol PP serta media.

Dirinya menambahkan, Gresik bukan tempat pemasaran yang seksi, tapi lebih pada tempat persinggahan atau transit. “Biasanya dibawa ke luar Jawa. Pas transit di Gresik mereka menjual 1-2 pak rokok untuk kebutuhan,” katanya.

“Mangsa pasarnya pekerja kelas bawah. Tahun 2018 ada yang diproses hukum sebanyak 1 orang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Indra berharap di tahun 2019 mendatang, kembali terjadi penurunan. “Kita akan perketat pengawasan, lebih-lebih yang mengandung zat-zat psikotropika seperti vape. Jadi kita akan konsentrasi disana, tidak ke tembakau,” jelasnya.

Senada, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengaku, mendukung penuh atas yang dilakukan tim KPPBC Gresik. “Kami akan terus sinergis, baik dalam penyidikan maupun penyelidikan. Sehingga nanti saat di Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak ada hambatan. Kami akan minta Polsek-Polsek untuk melakukan pengawasan,” ucapnya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *