Sambut Ramadan, Warga Manyar Gelar Pawai Obor dan Pelepasan Lampion

Proses pelempasan lampion terbang di Manyar. (khanif/gresiknews.co)

Gresiknews.co – Menyambut datangnya bulan Ramadan warga Manyar Gresik menggelar pawai obor dan tumpeng tanjang yang diarak keliling desa. Pawai obor dan tumpeng tanjang yang ditutup dengan pelepasan lampion ke udara ini merupakan simbol rasa syukur karena kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan.

Ratusan warga yang di dominasi anak-anak di tiga desa nelayan Manyarejo, Manyar Sidorukun dan Manyar Sidomukti Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik berkeliling desa dengan membawa ratusan obor dan puluhan tumpeng tanjang.

Dedi Setiawan, Ketua Panitia, mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah menjadi tradisi warga dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. “Tiap tahun kami adakan acara ini. Agar masyarakat senang ketika bulan puasa datang,” kata Dedi beberapa hari lalu.

Menurut Dedi, dalam kegiatan bernama Festival Jajanan Pesisir yang diadakan Komunitas Arek Manyar Pecinta Alam (Armapala) tersebut, sedikitnya ada 500 obor dan 10 tumpeng yang di arak keliling desa, dengan cara dipikul oleh empat orang. Selain itu ada makanan Khas Pesisir Gresik yang turut diarak.

“Semua kami arak secara bersama-sama,” ucapnya.

Kegiatan pawai obor dan kirap tumpeng ini, ditutup dengan pelepasan lampion ke udara. Ada ratusan lampion dari kertas minyak yang biasa dipakai untuk layangan, kemudian di beri sumbu ditengahnya, dinyalakan dan dilepaskan secara bersama-sama.

Ratusan lampion pun mengudara secara serentak, hingga nampak indah diangkasa.

Salah satu warga, Zulfatun Ni’mah mengaku senang dengan kegiatan ini. Dirinya pun berharap agar di tahun mendatang kegiatannya lebih semarak.

“Senang bisa lihat lampion terbang. Semoga tahun depan lebih banyak lagi lampion dan tambah meriah,” ujar perempuan berparas cantik ini. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*