Sebanyak 12 Kepala dan Bendahara Puskesmas di Periksa Kejari Gresik

Gresiknews.co – Sebanyak 12 kepala dan bendahara puskesmas diperiksa Kejari Gresik terkait kasus dugaan penyelewengan dana kapitasi BPJS tahun 2016-2017 sebesar Rp. 500 juta.

Berdasarkan pantauan di Kantor Kejari Gresik, sejak pukul 9.00 Wib, terlihat kepala dan bendahara puskesmas keluar masuk ruang pemeriksaan.

Baca Juga: Diduga Potong Dana Kapitasi BPJS, Kantor Dinkes dan Rumah Kadinkes Digeledah Kejari Gresik

Kasi Intel Kejari Gresik Marjuki mengatakan, hari ini, Kamis (9/8/2018), terkait dana kapitasi BPJS, tim penyidik Kejari Gresik memanggil 12 kepala dan bendahara puskesmas, dari total 32 puskesmas yang ada.

“Sampai saat ini proses pemeriksaan masih berlanjut, mungkin membutuhkan waktu lama, seharian,” ungkap Marjuki.

Semua tim penyidik Kejari Gresik, lanjut Marjuki, sedang bekerja untuk segera menyelesaikan kasus skandal penyelewengan dana kapitasi BPJS.

“Untuk pertanyaan masih seputar dana kapitasi. Kami tanyakan pada pihak puskesmas terkait ada tidaknya pemotongan yang dilakukan Dinas Kesehatan. Jadi kami pastikan dulu ke puskesmas-puskesmas,” ujarnya.

Baca Juga: Dugaan Penyelewengan Dana BPJS di Dinkes Gresik, Kejagung Mulai Kloning BB

“Untuk Kepala Dinas Kesehatan belum kami agendakan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Senin (6/8/2018) lalu, Kejari Gresik melakukan pengeledahan di kantor dan rumah Kepala Dinas Kesehatan Moh. Nurul Dholam. (Khanif/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *