Sehari, Jazilul Fawaid Sosialisasi RUU Pesantren di Dua Tempat di Gresik

Gresiknews.co – Usai disahkan dan disetujuinya Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan dalam rapat paripurna DPR RI pada 16 Oktober 2018 lalu. Kini Fraksi PKB DPR RI mulai gencar mensosialisasikan kepada masyarakat.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid. Pria kelahiran Gresik itu menggelar sosialisasi kepada sejumlah tokoh agama di ruang Komisi III DPRD Kabupaten Gresik dan ratusan ibu-ibu di Gedung PKPRI, Kabupaten Gresik, Senin (5/11/2018).

Menurut Jazil, RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ini penting dan strategis. Utamanya kepada pondok pesantren agar memiliki kesetaraan yang sama dengan lembaga pendidikan lainnya.

“Tentu ini dibahas di masa kampanye sehingga butuh untuk lebih fokus dalam mengawal dan menyelesaikannya. Apalagi banyak yang fokus pada kampanye, tetapi Fraksi PKB DPR RI tetap akan ngotot untuk mengawal agar segera selesai paling lambat awal 2019,” kata Jazil.

Lebih lanjut, agar RUU Pesantren tersebut semakin sempurna, pihaknya meminta masukan dari berbagai pengasuh pondok pesantren dan tokoh-tokoh agama. “Selama ini sudah berjalan, hanya yang agak kurang itu fungsi pemberdayaan masyarakat. Maka dengan RUU Pesantren fungsi yang nanti akan diperkuat yaitu fungsi pemberdayaan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara Ketua RMI NU Kabupaten Gresik KH. Muhammad Alaudin menyatakan mengapresiasi adanya RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Hanya saja, dirinya berharap ada pengawasan.

“Kami cuma minta jangan lupa pengawasan yang ketat, jangan sampai ini khusus pesantren, tapi yang menikmati bukanlah dari kalangan pesantren,” ucap Ketua Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah itu. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *