Sepekan, 6 Orang di Gresik Tewas Usai Kecelakaan dengan Dump Truck

Gresiknews.co – Seakan tak ada habisnya. Kecelakaan melibatkan kendaraan dump truck hampir setiap hari terjadi di jalanan Kabupaten Gresik. Dalam sepekan total ada 6 orang meninggal dunia dan beberapa luka-luka.

Terakhir, isiden kecelakaan terjadi Jum’at (1/11/2019) pagi, perempuan bernama Astutik (53) asal Desa Bungah Kecamatan Bungah Gresik tewas usai terjatuh dari sepeda motor Supra nopol W 3368 BM dan tumbuhnya terlindas dump truck nopol K 1543 QD bermuatan galian c di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pengemudi dump truck bernama Septa Kusbiantoro (43) dengan warga. Hal itu dikarenakan sopir asal asal Desa Mantingan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang itu tak mau berhenti usai menabrak.

Sopir dump truck berhasil ditangkap di sekitar Pasar Dukun usai lari sejauh 2 kilometer. Beruntung, aparat kepolisian segera datang ke lokasi dan mengamankan sopir dump truck di Polsek Dukun.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Erika Purwana mengatakan akan menindak tegas dump truck yang muatannya overload dan yang melakukan pelanggaran lainnya.

“Kami akan melakukan penindakan tegas dengan cara tilang,” kata Erika saat ditemui di Polsek Dukun, Jum’at (1/11/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun Gresiknews.co, sebelum kecelakaan di Lasem, Sidayu, pada Sabtu (26/10) pasangan suami istri (pasutri) tewas usai tertabrak dump truck di Betoyo, Manyar. Musibah kecelakaan juga menimpa Laela Aprilia Cahyani (17), warga Desa Dermo, Kecamatan Benjeng Selasa (29/10). Ia tewas usai terlindas truk di Tambakberas, Cerme.

Sehari setelahnya, pada Rabu (30/10) pagi pasutri bernama Agus Nur Taufik (49) dan Kartini (43) tewas usai rumahnya diseruduk dump truck. Kamis (31/10) kecelakaan antara dump truck dan truk kontainer. Beruntung sopir hanya mengalami luka ringan.

“Apabila terbukti melakukan pelanggaran yang fatal, maka kami akan mengamankan kendaraannya. Seperti laka di Tebuwung Dukun kemarin, sopirnya sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan dumptruknya kita amankan,” pungkas Erika. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *