SMK Mamba’ul Ihsan Didik Agar Siswa Mandiri

Kepala SMK Mamba'ul Ihsan (kanan) bersama Danramil Ujungpangkah dan para tamu mencicipi minuman Rosella. (Nif)

Gresiknews.co – SMK Mamba’ul Ihsan Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik menggelar Cipta Karya: Uji Kompetensi Keahlian Busana Butik dan Expo Produk di halaman sekolah, Selasa (24/4/2018).

Puluhan siswa-siswi menampilkan berbagai produk hasil kreasi dan olahannya. Mulai busana butik, jasa boga, rekayasa perangkat lunak, agribisnis tanaman pangan dan hortikultural hingga stand SMK Mini yang menawarkan produk minuman Rosella dalam kemasan gelas.

Tak hanya itu, para siswi SMK Mamba’ul Ihsan juga melakukan fashion show memperagakan busana butik hasil rancangannya kepada ratusan hadirin yang menyasikan.

Aksi lenggak-lenggok bak peragawati ala siswi tersebut tentu mengundang gelak tawa dan tepuk tangan meriah.

Kepala SMK Mamba’ul Ihsan, Abid Nairul Ridlo, menyatakan, kegiatan Cipta Karya memang rutin diadakan tiap setahun sekali. Total ada sekitar 523 siswa-siswi yang turut berpastisipasi.

“Dengan kegiatan ini kami berupaya mewadahi dan memfasilitasi kreatifitas para murid,” ujar Abid, Selasa (24/4/2018).

Expo Produk, kata Abid, tak hanya diikuti para siswa-siswi SMK Mamba’ul Ihsan saja. Juga dari SMK Maskumambang Dukun dan SMK Sunan Drajat Lamongan.

“Kami ingin murid-murid bisa belajar mandiri dan tumbuh jiwa wirausahanya. Sehingga ketika lulus sekolah tidak kebinggungan mencari kerja,” harapnya.

SMK Mamba’ul Ihsan kini sedang membuka kesempatan bagi anak-anak yang kurang mampu untuk bisa belajar melalui program beasiswa selama 3 tahun.

“Syaratnya hanya siswa didik tinggalnya di Pondok Pesantren. Ini terbuka untuk 40 pendaftar baru di Jurusan Pertanian,” pungkas Abid didampingi Waka Kesiswaan Fathul Falahil Amin.

Ahmad Najib Mursidi, Siswa SMK Mamba’ul Ihsan Jurusan Pertanian, mengaku senang dapat ikut memamerkan tanaman-tanaman pangan dan hortikultural yang ditanamnya di lahan sekolah.

“Banyak tadi orang yang tanya-tanya soal perawatan tanaman. Rasanya senang. Ilmu yang kita pelajari dapat bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*