Ketua SPSI Gresik Akui UMK Tinggi Bisa Jadi Masalah

Gresiknews.co – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Gresik merayakan HUT ke-45 tahun sekaligus Hari pekerja Indonesia (Harpekindo) dengan kegiatan potong tumpeng di ruang serba guna Balai Latihan Kerja (BLK), Jl Proklamasi Gresik.

“Kita bersyukur memiliki UMK yang tinggi. Tetapi itu juga menimbulkan masalah baru, UMK tinggi menjadikan sasaran para pencari kerja dari luar daerah masuk ke Gresik. Akibatnya pekerja lokal terkikis, ” ucap Ketua DPC Konfederasi SPSI Kab. Gresik Ali Muchsin, Selasa (20/2/2018).

Untuk mampu bersaing, pekerja lokal harus mengupdate dirinya dengan skill dan produktivitas kerja. Selain itu pemerintah daerah juga harus mampu memproteksi agar luberan pekerja luar daerah bisa diminimalisir.

Dalam kegiatan tersebut, Ali Muchsin, juga menyinggung perihal UU nomor 8 tahun 2016, yang mewajibkan setiap lembaga baik pemerintah maupun swasta untuk memberikan hak bekerja bagi penyandang disabilitas.

“Pemerintah dan swasta harus tunduk pada undang-undang, Pemda dan BUMN serta perusahaan swasta harus menunjukkan kalau kita taat undang-undang. Beri akses kerja bagi mereka yang menyandang disabilitas,” ujar pria kelahiran Lubuklinggau ini.

Tasyakuran para pekerja ini dihadiri ketua K-SPSI Jatim Sutrisno dan 259 orang dari anggota serikat pekerja yang tergabung di Konfederasi SPSI Kab Gresik.

Konfederasi SPSI Kab Gresik sendiri telah mempunyai 30 anggota dari 150 ribu pekerja formal di 75 perusahaan di Gresik.

Sementara itu, Ust Zakaria Al Anshori, dalam tausiyahnya, meminta para pekerja untuk mensyukuri apa yang didapat selama ini. Seperti tagline hari pekerja tahun 2018 yaitu saatnya pekerja sejahtera.

“Saya tiap bulan hanya membawa uang 1juta setelah dipotong ini, itu, tapi Allah mensejahterakan saya dengan tambahan rezeki dari yang lain, seperti saat ini saya diundang disini,” tutur Zakariah, ustad yang juga seorang guru ini. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*