Tunggu Menteri Sosial, Ratusan Warga Penerima Bantuan PKH Harus Rela Menunggu Berjam-Jam

Gresiknews.co – Dengan wajah lelah Nur Ainiyah, 45 tahun warga Leran, Manyar, Gresik berusaha menenangkan putrinya yang merengek minta pulang ke rumah.

Ibu tiga anak ini sudah sejak siang (23/10), pukul 13.00 WIB menunggu kedatangan Menteri Sosial Hj. Khofifah Indar Parawansa, dalam rangka Bimbingan Teknis Operator dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Gresik, sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan PKH untuk warga penerima manfaat.

“Saya menyewa angkot ke sini, dengan rombongan 14 orang, itu sopirnya nunggu di luar, tapi kok lama ya Bu Menteri datangnya,” papar Nur Ainiyah sambil menenangkan anak dalam gendongannya.

Berbeda lagi dengan penuturan Ibu Elis, salah satu penerima manfaat PKH dari desa Suci. Dia mengaku sudah tiba di lokasi sejak pukul 12.30. “Iya, Mas. Capek terlalu lama nunggu Bu Menteri datang. Tapi seneng,” ujar ibu berumur 50 tahun ini sambil memegang minyak kayu putih.

Kedatangan Mensos memang tidak sesuai dengan yang dijadwalkan, karena terkendala masalah teknis. Berdasarkan pantauan redaksi Gresiknews.co, Mensos baru hadir sekitar pukul 17.00 WIB. Padahal di susunan acara yang kami terima, beliau harusnya sudah berada di lokasi pada pukul 14.00. Sementara para penerima manfaat PKH sudah banyak yang berdatangan sejak pukul 12.00.

Menteri Sosial memasuki ruangan Mandala Bhakti Pradja lantai 4 Kantor Pemkab Gresik didampingi oleh Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim. Selain bimbingan teknis, kedatangan Khofifah kali ini juga untuk mensosialisasikan perubahan PKH dari tunai menjadi non tunai. (Bibit/Irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *