Wakil Ketua DPRD Gresik Gelorakan Program Desa Mandiri

Gresiknews.co – Gerakan Desa Mandiri terus digelorakan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Nur Qolib. Hal itu terlihat saat ia melakukan sosialisasi prioritas program pembangunan tematik Kabupaten Gresik dan program kemandirian desa tahun 2019 oleh DPRD Kabupaten Gresik di Aula Kecamatan Manyar.

Berbagai keluhan mulai pengelolaan sampah, pendirian pasar hingga BumDES diutarakan para peserta, yang terdiri dari kepala desa se-Kecamatan Manyar.

“Kemandirian desa atau bahasa saya Desa Mandiri, tidak hanya sekedar jargon atau gerakan sosial, tetapi menjadi dokumen resmi perencanaan prioritas pembangunan daerah di Kabupaten Gresik sebagai wujud dari amanat undang-undang tentang Desa,” terang Nur Qolib, Kamis (10/1/2019).

Adapun materi terkait Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pemerintahan desa, dan regulasi sebagai payung hukum juga sempat diberikan. Mulai peraturan bupati (perbup), peraturan daerah (perda), peraturan pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2015 amandemen PP Nomor 43 th 2014, hingga undang-undang (UU) Nomor 06 Tahun 2014 tentang Desa, dan Permendagri Nomor 84 tahun 2015 tentang SOTK.

Program Desa Mandiri, kata Qolib, tidak mungkin bisa selesai dalam satu tahun. Untuk itu, perlu disosialisasikan kepada desa-desa melalui forum di tingkat kecamatan. “Dari tahun ke tahun ada perkembangan di desa masing-masing dalam rangka program Desa Mandiri,” ujar Qolib, didampingi Camat Manyar Suyono.

“Untuk pembiayaan, selain dari APBD Gresik, juga mengambil program Kementerian ataupun APBD provinsi yang berhubungan dengan Desa,” pungkasnya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *