Waw, di Desa Baron Dukun Muncul ‘Gunung’ Pasir di Tengah Sungai

Gresiknews.co – Penurunan debit air sungai Bengawan Solo akibat kemarau menjadi berkah tersendiri bagi warga Desa Baron, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Air sungai Bengawan Solo yang hanya setinggi perut anak kecil dimanfaatkan anak-anak untuk berenang dan remaja untuk swafoto. Tak hanya itu, dangkalnya air juga memunculkan gundukan-gundukan pasir bak menggunung dan berlubang, yang tampak indah jika terkena sinar matahari.

Fenomena itu langsung menjadi wisata dadakan yang menarik ratusan orang setiap harinya. Pedagang pun turut menjajakan dagangannya.

Kepala Desa Baron Nurul Yatim menyatakan, wisata gundukan pasir dadakan itu sudah terjadi sejak seminggu lalu. “Tiap sore banyak orang tua mengajak anaknya berenang. Ada juga yang cuma berfoto-foto,” ungkapnya, Minggu (28/10/2018).

Yatim menghimbau, agar para orang tua tetap mengawasi buah hatinya. Jangan sampai hiburan sesaat itu malah menjadi bencana. “Orang tua harus tetap waspada dan mengawasi anaknya,” tegas pria yang juga Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik itu.

Para pengunjung wisata gunung pasir dadakan itu tak hanya berasal dari Desa Baro, tetapi juga warga desa-desa disekitarnya. Salah satu warga Madumulyorejo Ogin Suganda. Dirinya mengaku senang dengan adanya wisata. Sehingga membawa berkah bagi para pedagang dan hiburan untuk warga.

“Banyak sekali dampak yang dirasakan masyarakat sekitar,” kata ogin.

Wisata dadakan ini diperkirakan tidak akan bertahan lama, lantaran saat ini hujan mulai turun di berbagai tempat. Sehingga debit air sungai Bengawan Solo diperkirakan akan kembali normal. (Syafik Hoo/Khanif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *