Bendahara PDIP Gresik Sebut Pudak Galery Layaknya Mercon Bantingan

Gresiknews.co – Keberadaan Sentra UMKM dan Kuliner di Pudak Galery disebut Bendahara DPC PDI Perjuangan Gresik, Siti Muafiyah layaknya mercon bantingan.

Betapa tidak, sentra di Jalan Pahlawan yang dekat dengan kawasan wisata religi makam Maulana Malik Ibrahim itu sepi penjual. Bahkan kini hanya tinggal 1 pedagang.

“Ojo koyok mencon bantingan, nek punya ide.
Jedar !!!!.Buyar!!!! (jangan seperti petasan bantingan, kalau punya ide dor, buyar,” ujar Siti Muafiyah, Selasa (5/7/2022).

Pengusaha batik dan perhiasan ini mengaku sangat menyesalkan sepinya tempat untuk pemberdayaan usaha kecil seperti  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Padahal Pudak Galeri baru dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani 2 November 2021 lalu.

“Sebagai salah satu UMKM, saya sangat menyayangkan sepinya Pudak Galery yang dibangun dengan dana APBD miliaran rupiah. Padahal, kalau tempat itu bisa dikelola dengan baik, bisa memberdayakan para pelaku usaha kecil,” ungkapnya.

Ia juga mempertanyakan kondisi Pudak Galery saat ini yang dinilainya memprihatinkan.
“Pudak Galery saat ini menjadi apa?” cetusnya.

Menurutnya, keberadaan Pudak Galery masih kalah dengan warung kopi (warkop) Cak Ri. Meski warkop itu pindah, nanum masyarakat (pelanggan)  tetap mencari.

“Meski warkop Cak Ri pindah, tapi pelanggan tetap mencari, memburu kopinya. Berarti ada sesuatu yang membuat pelanggan, pecinta kopi terpikat, karena itu dimana pun warkop Cak Ri pindah tetap dicari,” ungkapnya.

Kondisi memprihatinkan saat ini, berbeda jauh dengan target rebranding Pudak Galeri yang pada pembukaannya ditargetkan bisa menampung 180 UMKM dan 500 produk dari seluruh kecamatan di Gresik. Mulai fashion, craft, kuliner, hingga berbagai produk unggulan lainnya.

’’Sekarang sudah waktunya kita bangkit lagi untuk menghidupkan berbagai macam usaha dan melakukan pemulihan ekonomi. Kita buka kembali Pudak Galeri yang sempat mati suri akibat pandemi,’’ kata Bupati Yani pada (2/11/2021) lalu.

Sementara itu, Plt. Kepala Diskop, UKM dan Perindag Gresik, Malahatul Farda menyatakan, sepinya Pudak Galery karena beberapa faktor.

Di antaranya, beberapa tenant mengundurkan diri karena tidak ada yang menjaga standnya.

“Kebanyakan mereka mundur dari Pudak Galery karena sudah punya stand di tempat lain,” ungkap Farda. (ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *