Pria Nikahi Kambing, Ormas Berbondong-bondong Lapor Polisi

Gresiknews.co – Sebanyak empat organisasi masyarakat resmi melaporkan kasus dugaan penistaan agama terkait pernikahan seorang pria dengan seekor kambing betina di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng, Gresik milik Anggota DPRD Gresik Nurhudi.

Keempat organisasi itu yakni Aliansi Masyarakat Peduli Gresik, Aliansi Warga Cerdas Gresik, Orkemas Informasi Dari Rakyat (IDR), GP Ansor Kab. Gresik.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Gresik, Umi Khulsum mengaku mengecam kegiatan pernikahan menyimpang tersebut. Ia menilai, kegiatan itu juga diduga menyalahi etika masyarakat dan gender. Apalagi, sosok perempuan disimbolkan dengan kambing. Dengan alasan apapun, itu tidak dibenarkan. “Itu kan melecehkan, masak perempuan disimbolkan dengan kambing,” ujar Umi usai melapor di Polres Gresik.

Menurut Umi, aparat harus tegas. Kasus ini kata dia telah menjadi perhatian publik Kota Pudak. Jangan sampai aparat terlena dan tidak menindaklanjuti. Apalagi, MUI Gresik menyebut kegiatan itu menyimpang.

“Jadi aparat harus tegas, juga penanganan yang di dewan. Apalagi melibatkan anggota dewan,” terangnya, menambahkan.

Senada, Ketua Orkemas Informasi dari rakyat (IDR) Gresik Choirul Anam resmi melaporkan ke Polres Gresik pernikahan nyeleneh yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat dan dua anggota DPRD Kabupaten Gresik.

“Kami atas nama Orkemas IDR Gresik melaporkan kasus itu ke Polres, agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Cak Anam sapaan akrab Choirul Anam.

Menurut Cak Anam dirinya beserta puluhan anggota IDR sudah menyerahkan berkas pengaduan dan diterima dengan membawa bukti-bukti dugaan penistaan agama dalam acara ritual perkawinan manusia dengan Kambing tersebut.

“Dampak dari viralnya konten tersebut maka kami sebagai warga Gresik merasa terusik dan nama baik Kabupaten Gresik tercemar. Lebih daripada itu juga merupakan penodaan/penistaan terhadap agama Islam karena acara tersebut menggunakan cara-cara Islami serta merusak peradapan manusia dan budaya bangsa,” lanjut Cak Anam sambil menunjukkan tanda terima berkas laporannya ke Polres Gresik.

Pegiat gaek LSM yang sudah pahit getir di jalanan ini menambahkan Gresik sebagai kota santri harus dijaga bersama jangan sampai dicemari.

“Kegiatan ritual perkawinan manusia dengan Kambing itu jelas  tidak sesuai dengan julukan Gresik Berhias Iman atau Gresik Kota Santri,” imbuh mantan Bupati LIRA Gresik ini dengan nada tinggi.

Masih lanjut Cak Anam, apapun alasan dan tujuan membuat konten di media sosial seperti itu, sama sekali tidak dapat dibenarkan.

“Untuk itu kami dari Orkemas Informasi Dari Rakyat Kabupaten Gresik memandang perlu untuk mengirim surat pengaduan ini kepada Bapak Kapolres, agar segera diusut tuntas sesuai undang undang yang berlaku,” ujarnya berapi-api. (Ik)

One thought on “Pria Nikahi Kambing, Ormas Berbondong-bondong Lapor Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *