Sirkuit Martinsville dikenal sebagai permata dalam kalender balap pendek NASCAR. Setiap musim, para pembalap veteran berlomba-lomba merebut hadiah legendaris berupa “Jam Kakek” yang hanya dimenangkan oleh segelintir pembalap elit. Namun, statistik menunjukkan bahwa lintasan berbentuk penjepit kertas ini paling banyak membawa keberuntungan bagi tim Hendrick Motorsports.
Dalam sejarah Martinsville, Richard Petty masih memimpin dengan 15 kemenangan. Namun, jika menelusuri daftar pemenang terbanyak berikutnya, nama-nama dari Hendrick Motorsports mendominasi. Darrell Waltrip dengan 11 kemenangan, diikuti oleh Jeff Gordon dengan 9, dan Jimmie Johnson juga dalam daftar teratas. Fakta ini menjadikan Hendrick Motorsports sebagai tim tersukses di sirkuit tersebut. Namun, bagi para penggemar dan tim, balapan musim lalu meninggalkan kesan paling mendalam.
Pada 7 April 2024, Hendrick Motorsports mencetak sejarah baru dengan finis 1-2-3: William Byron di posisi terdepan, diikuti oleh Kyle Larson dan Chase Elliott. Momen tersebut tercatat sebagai salah satu pencapaian paling gemilang di Martinsville, dan menambah bobot harapan bagi Elliott yang kini tengah mengalami musim yang mengecewakan.
Chase Elliott kini berada di posisi keenam klasemen tanpa satu pun kemenangan musim ini. Namun, mantan rekan setim sekaligus wakil ketua Hendrick Motorsports, Jeff Gordon, tetap optimistis. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Martinsville bisa menjadi panggung kebangkitan bagi Elliott.
“Martinsville bisa jadi titik balik yang tepat,” ujar Gordon. Dengan hanya satu kemenangan dari 76 balapan terakhirnya, Elliott jelas sangat menginginkan kemenangan. Statistik menunjukkan bahwa trek pendek seperti Martinsville memang menguntungkannya. Pada balapan playoff musim gugur lalu, ia finis kedua. Sementara di balapan musim semi, ia meraih posisi ketiga. Elliott adalah satu-satunya pembalap yang berhasil finis di 10 besar di semua balapan trek pendek musim lalu.
Meski performa Elliott akhir-akhir ini belum memuaskan, Jeff Gordon melihat ada potensi besar dalam tim No. 9. Berbicara usai balapan di Homestead, Gordon menyoroti semangat dan kesiapan tim menghadapi musim ini.
“Saya merasa mereka memulai musim ini dengan semangat besar dan menunjukkan awal yang kuat,” ungkap Gordon. “Kita bisa merasakan kepercayaan diri itu, mereka datang ke lintasan dengan persiapan matang.”
Kepercayaan Gordon bukan sekadar nostalgia atas masa kejayaan. Sebagai salah satu ikon Hendrick Motorsports dan pemenang sembilan kali di Martinsville, ia memahami karakter trek ini lebih dari siapa pun. Dan jika ada tempat yang bisa membangkitkan kembali semangat juara Chase Elliott, Martinsville-lah jawabannya.
Dengan sejarah berpihak pada Hendrick Motorsports, serta performa stabil Elliott di sirkuit pendek, semua mata kini tertuju pada balapan berikutnya. Apakah prediksi Gordon akan menjadi kenyataan? Martinsville bisa saja menjadi awal dari cerita kebangkitan seorang juara yang tengah mencari kembali momentumnya.